SEPERTI YANG PERNAH KUKATAKAN
yang paling
utama dalam segala hal
belum
ada berarti tidak akan ada
seorang
lelaki yang lebih mahir bercinta daripada aku
dulu
aku punya pengasuh bayi
datang
tujuh belas kali berturut-turut.
Akulah
penemu Gabriela Mistral
sebelum
aku, tidak ada yang mengenal puisi
Aku
seorang atlet: berlari seratus meter
Dalam
sekejap mata
seperti
yang semua orang tahu, akulah yang membawa gambar berbicara ke Chili
dalam
artian tertentu, kalian boleh mengatakan
aku
uskup pertama negeri ini
produsen
topi pertama
orang
pertama yang melihat kemungkinan
perjalanan
ruang angkasa
Kuberi
tahu Che Guevara, "Bolivia, Tidak"
Aku
menjelaskannya dengan sangat detail
Kuperingatkan
bahwa hidupnya akan dalam bahaya
andai
dia mendengarkanku
apa
yang terjadi padanya tentu tidak akan terjadi
ingat
apa yang terjadi pada Che Guevara di
Bolivia?
mereka
biasa memanggilku dungu di kampus
tapi
aku murid terbaik di kelas
Aku
sama seperti yang kalian lihat sekarang
muda—tampan—cerdas
seorang
jenius yang akan kukatakan:
sangat
menarik
dengan penis yang panjang seperti keledai
gadis-gadis
kampus dapat mengetahui ukurannya satu blok jauhnya
meski sudah kulakukan yang terbaik untuk bisa menyembunyikannya.
PERINGATAN
Dilarang
berdoa, tidak boleh bersin.
Dilarang
meludah, memuji, berlutut
Menyembah,
melolong, berharap.
Dilarang
tidur di kawasan ini
Tidak boleh
menyuntik, berbicara, mengucilkan
Harmonisasi,
melarikan diri, menangkap.
Lari
sangat dilarang.
Dilarang
merokok. Tidak boleh bercinta.
JAM BERAPA SEKARANG
Ketika
orang yang sekarat
Lantas bangun
beberapa saat
Dan
bertanya pada kerabatnya jam berapa sekarang
—Berkumpul
seolah-olah dengan sihir
Di
sekitar ranjang kematian—
Dengan
suara yang membuat bulu kuduk mereka bergidik
Berarti
ada yang salah
Berarti
ada yang salah
Berarti
ada yang salah
INFLASI
Harga roti
naik jadi roti naik lagi
Harga sewa
naik
Ini membuat
semua harga sewa naik
Harga
baju naik
Jadi
harga baju naik lagi.
Tak
terelakkan
Kami
terjebak dalam lingkaran setan.
Di
kandang ada makanan.
Tidak
banyak, tapi ada makanan.
Di luar
busur hanya bentangan kebebasan yang raya.
SITUASI YANG RUMIT
Kau
hanya perlu melihat matahari
melalui
kaca asap
untuk
mengetahui hal-hal yang buruk:
atau
mungkin kau pikir semuanya baik-baik saja.
kukatakan
kita harus kembali
ke
kereta yang ditarik oleh kuda
ke
pesawat yang digerakkan oleh uap
ke rak
TV yang dibuat dari batu.
Orang tua itu benar:
Kita
harus kembali dan memasak dengan kayu lagi.
SALIB
Cepat
atau lambat aku akan berbalik dengan air mata
ke
tangan salib yang terbuka.
Lebih cepat
dari nanti aku akan jatuh
berlutut
di kaki salib.
Sulit
untuk
tidak menikah dengan salib:
lihat
bagaimana dia memelukku?
Tidak
hari ini
atau lusa
tapi itu pasti akan terjadi
Untuk saat ini salib adalah pesawat terbang
seorang
wanita merentangkan kakinya
SEORANG PRIA
Ibu dari pria itu sakit parah
Dia
mencari dokter
Dia
menangis
Dalam
perjalanan dia melihat istrinya bersama pria lain
Mereka
bergandengan tangan
Dia
mengikuti mereka dari jarak yang agak jauh
Dari
pohon ke pohon
Dia
menangis
Dia
melihat seorang teman dari masa mudanya
Mereka
belum pernah bertemu satu sama lain selama bertahun-tahun!
Mereka
berhenti di sebuah bar
Mereka
berbicara, mereka tertawa
Pria
itu keluar untuk buang air kecil di teras
Dia
melihat seorang gadis muda
Ini
malam hari
Dia
sedang mencuci piring
Pria
itu menghampirinya
Dia
meraih pinggangnya
Mereka
melenggang bersama
Mereka
pergi bersama
Mereka
tertawa
Ada
kecelakaan
Gadis
itu tidak sadar
Pria
itu pergi mencari telepon
Dia
menangis
Dia datang
ke sebuah rumah yang lampunya menyala
Dia
ingin meminjam telepon
Seseorang
mengenalinya
Menginap
untuk makan malam
Tidak
Di mana
teleponnya?
Ayo makan
Lalu kau
boleh pergi
Dia
duduk untuk makan
Dia
minum seperti orang gila
Dia
tertawa
Mereka
membuatnya membaca
Dia
membaca
Dia
berakhir di bawah meja tertidur.
HARUSNYA ADA PEMAKAMAN
sebaliknya, tidak ada cara untuk menjelaskan
rumah-rumah
tanpa jendela atau pintu
garis
mobil yang tak berkesudahan itu
dan
dilihat dari bayangan berpendar
kita
mungkin ada di neraka
di
bawah salib itu aku yakin
semestinya
ada gereja
CHILI
Sangat menyenangkan melihat para petani di Santiago Chili
datang
dan pergi di sepanjang jalan-jalan pusat kota
atau
bergerak di sepanjang jalan di pinggiran kota
dengan
wajah mengerut—pucat—khawatir—takut mati
tentang
tatanan politik
tentang
aturan seks
tentang
tatanan agama
menerimanya
begitu saja
bahwa
kota dan penduduknya ada:
meskipun
telah diperlihatkan
bahwa
orang-orang belum lahir
dan
tidak akan lahir sebelum mereka mati
dan
Santiago Chili adalah gurun.
Mereka pikir
mereka adalah sebuah negara
Kebenarannya,
tempat itu bahkan hampir tak menyerupai daratan.
SEPERTI POHON
Mengapa kau serahkan dirimu ke batu itu?
Anak bermata almond
Dengan pikiran tak murni
Melemparnya ke pohon
Yang tiada pernah menyakiti sesiapa
Ia tak pantas diperlakukan seburuk itu
Entah pohon willow yang termenung
Atau pohon jeruk yang melankolis
Harus selalu di dekat pria yang
Terpandang dan terhormat itu:
Anak nakal yang menyakiti,
Melukai ayah dan saudaranya.
Aku sungguh tak mengerti
Bagaimana bisa seorang anak laki-laki bersikap tak sepantas itu
Menjadi begitu adil, begitu lembut
Pasti ibumu
Tak tahu gagak yang dibesarkannya,
Ia menganggapmu sebagai pria sejati
Kupikir malah sebaliknya:
Aku tidak berpikir semua
Bocah di Chili jahat
Mengapa kau berikan dirimu ke batu itu?
Layaknya belati beracun
Kau tentu mengerti
Orang hebat adalah pohonnya
Dia memberimu buah yang lezat
Lebih dari susu, lebih dari narwastu;
Kayu bakar emas di musim dingin
Bayangan perak di musim panas
Dan lebih dari semuanya berkumpul,
Ciptakan angin dan burung
Pikirkan dan kenali
Tidak ada teman seperti pohon,
Dari mana pun asalmu
Kau akan selalu menemukannya di dekatmu
Entah kau akan langkahkan kaki ke tanah yang kokoh
Atau berpindah ke laut yang kasar
Entah kau sedang terhanyut dalam buaian
Atau di suatu waktu kau sekarat
Yang lebih setia ketimbang cermin
Lebih tunduk daripada seorang budak
Renungkan sedikit apa yang sudah kau perbuat
Lihatlah,
Tuhan sedang mengawasimu
Mintalah Tuhan untuk mengampunimu
Dari dosa yang besar
Jangan lagi ada batu yang tak tahu rasa syukur
Bersiul dari tanganmu

Komentar
Posting Komentar