di ujung malam jelaga
bulan kedua awal tahun
berwarna perak
berubah keemesan saat suara itu
mengalun hingga fajar
belum pernah kudengar
nyanyian pengantar tidur
yang membuatku tidak ingin tidur
karena suaranya bahkan membuat
tuhan terjaga
bayangan suara itu kian memanjang
dan, mei, orang-orang bepisah karena hujan
tanganku memendek
saat mencoba menyentuhnya
sekali lagi
belum pernah kurasakan fatamorgana
—apakah itu suara atau bayangan
yang membuat jantungku berdebar-debar
sejak seseorang menangis di luar tubuhku
matanya pecah tiap kali
kupejamkan mataku
dia tidak ingin tidur tanpa nyanyian
dia takut tidur dengan mimpi buruk

Komentar
Posting Komentar